BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Minggu, 06 Desember 2009

BerObat dengAN SUrah AL-FatihaH

Surah Al-Fatihah yang setiap hari kita baca di dalam shalat, ternyata merupakan obat yang mujarab. Bukan sembarang obat. Ia adalah obat untuk penyakit hati dan penyakit badan sekaligus.
Surat ini mengandung obat untuk penyakit hati dengan sempurna. Perlu dicatat, segala penyakit hati itu bermula dari dua hal, yaitu rusaknya ilmu dan rusaknya qashd (niat/kemauan).
Dari keduanya akan muncul dua perkara yang sangat berbahaya, yaitu kesesatan yang merupakan buah dari rusaknya ilmu dan kemurkaan Allah SWT yang merupakan buah dari rusaknya qashd.

Kesesatan dan kemurkaan adalah dua hal yang menjadi kunci dari seluruh penyakit hati.
Ayat ihdinash shiraathal mustaqiim menanggulangi kesesatan, dan ayat iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'iin mencegah kemurkaan.
Dengan ditunjukkannya jalan kebenaran dilanggengkannya kita di atasnya, kita tidak akan tersesat selamanya. Karena itu, doa yang paling wajib kita ucapkan adalah doa yang termaktub dalam surat Al-Fatihah ini. Hanya saja, ketika kita membacanya, kita sering tidak merasa sedang berdoa.

Kemudian fenomena rusaknya niat/kemauan, akan banyak kita dapatkan pada orang-orang kafir, musyrik dan mereka yang menjadi budak hawa nafsunya. Rusaknya niat/kemauan di sini artinya rusak tujuan dan atau cara mendapatkaa tujuan itu.
Kehidupan orang-orang yang mengaku muslim, tetapi menjadi budak hawa nafsunya, tidaklah berbeda dengan orang-orang kafir dan musyrik. Apabila mereka mendapati al-haq sesuai dengan tujuan dan ambisi, mereka meninggalkannya.
Ada juga orang-orang yang mempunyai tujuan yang tinggi, akan tetapi tidak menempuh cara yang benar. Maka mereka tersesat dan tentu akan mendapatkan murka Allah SWT, na'udzubillah. . .

Sebenarnya, ayat "iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'iin" yang menjadi obat bagi rusaknya qashd mempunyai komposisi yang harus terpenuhi secara keseluruhan. Komposisinya sebagai berikut:

· Hanya beribadah kepada Allah SWT
· Berdasarkan perintah atau syari'atNya
· Tanpa ditunggangi oleh hawa nafsu
· Bukan dengan hasil pemikiran atau aturan buatan manusia
· Meminta i'anah (pertolongan) kepada Allah SWT, agar dapat beribadah kepadaNya.

Apabila komposisinya utuh, --insya Allah-- ia akan benar-benar menjadi obat.
Adapun Al-Fatihah sebagai obat untuk penyakit badan, Abu Said Al-Khudri r.a. meriwayatkan (lihat Bukhari 2276, Muslim 2201), bahwa seorang shahabat pernah meruqyah seorang pemuka suatu daerah yang tersengat binatang berbisa dengan surat ini. Dengan izin Allah SWT, pemuka kaum itu sembuh, padahal ia bukanlah orang baik-baik, karena mungkin ia bukan termasuk kaum Muslimin, atau setidaknya ia adalah seorang yang bakhil, sebagaimana dikatakan Ibnul Qayyim r.a. diawal-awal kitab Madaariju As-Saalikiin. Lalu bagaimana jika yang diobati adalah seorang Muslim yang baik?. Wallahu a'lam bish shawab.

AZab NinggaLin SholaT berjamaaH

12 AZAB BAGI ORANG YANG MENINGGALKAN SHOLAT

Dalam sebuah hadis diterangkan bahwa Rasulullah S.A.W telah bersabda : “Barangsiapa yang mengabaikan solat secara berjemaah maka Allah S.W.T akan mengenakan 12 tindakan (azab) yang berbahaya baginya”.

Tiga darinya akan dirasakannya semasa di dunia ini yaitu :

* Allah S.W.T akan menghilangkan berkat dari usahanya dan begitu juga terhadap rezekinya.

* Allah S.W.T mencabut Nur orang-orang mukmin dari dirinya.

* Dia akan dibenci oleh orang-orang yang beriman.

Tiga macam bahaya ketika dia hendak mati, yaitu :

* Ruh dicabut ketika dia di dalam keadaan yang sangat haus walaupun ia telah meminum seluruh air laut.

* Dia akan merasa kesakitan yang sangat pedih ketika ruh dicabut dan keluar dari tubuhnya.

* Dia akan dirisaukan akan hilangnya iman yang dimilikinya.

Tiga macam bahaya yang akan dihadapinya ketika berada di dalam kubur, antaranya :

* Dia akan merasa susah terhadap pertanyaan malaikat mungkar dan nakir yang sangat menggerunkan.

* Kuburnya akan menjadi sangat gelap.

* Kuburnya akan menghimpit sehingga semua tulang rusuknya berkumpul (seperti jari bertemu jari).

Tiga macam azab yang akan didapynya nanti di hari kiamat, yaitu :

* Hisab atasnya menjadi sangat berat.

* Allah S.W.T sangat murka kepadanya.

* Allah S.W.T akan menyiksanya dengan api neraka

ReNungan

Sebuah benih kecil di tanah segera mulai bertunas.

Benih itu berkata :

"Dari semua jenis bunga yang tumbuh di sekelilingku,

akan menjadi bunga apakah aku?

Aku tidak mau menjadi bunga Mawar ; ia berduri

Aku tidak ingin menjadi bunga Lili ; warnanya terlalu pucat

dan Aku tentu tidak mau menjadi bunga violet ; ia terlalu kecil dan tumbuh terlalu dekat ke tanah"

Demikianlah benih yang sombong itu mengkritik setiap bunga,

sampai suatu hari di musim panas ia terbangun,

dan mendapati dirinya tumbuh menjadi Ilalang !!!!!